Seminar Internasional Tahfidz Al-Qur'an
SIDOARJO - Delegasi santri berprestasi dari PPTQ AL WAHYU sukses berpartisipasi dalam Seminar Internasional Tahfidz Al-Qur'an yang dihadiri oleh peserta dari 15 negara pada tanggal 10 Mei 2026. Acara bertaraf internasional ini diselenggarakan sebagai wadah bertukar gagasan mengenai metode tahfidz modern di era digital.
Pesantren mengirimkan 6 santri terbaik yang telah menyelesaikan hafalan 30 Juz beserta ustadz pembimbing. Seminar ini diisi oleh ulama dan pakar tahfidz terkemuka dari Timur Tengah dan Asia Tenggara yang memaparkan hasil riset integrasi ilmu kedokteran saraf (neuroscience) dalam proses akselerasi hafalan Quran.
"Mengikuti seminar internasional memberikan sudut pandang baru yang sangat berharga bagi kami. Kami belajar bahwa disiplin menghafal bukan sekadar mengulang secara mekanis, melainkan melibatkan fokus pikiran, nutrisi otak, dan manajemen waktu yang terencana dengan baik," ujar salah satu delegasi santri PPTQ AL WAHYU.
Topik Utama Seminar
Diskusi panel dalam seminar internasional tersebut menyoroti beberapa tren krusial:
- Neuroscience & Tahfidz: Bagaimana cara kerja otak dalam merespons pengulangan ayat dan hubungannya dengan kualitas memori jangka panjang (long-term memory).
- Aplikasi Pemantauan Hafalan: Penggunaan sistem digital terpadu untuk memantau kemajuan setoran santri secara jarak jauh oleh guru maupun orang tua (sebagaimana diterapkan di sistem E-Ponpes Al Wahyu).
- Standarisasi Sanad Global: Penyelarasan standar sertifikasi sanad bacaan Al-Qur'an antar-lembaga pendidikan Islam lintas negara.
Kehadiran delegasi PPTQ AL WAHYU dalam ajang bergengsi ini membuktikan komitmen pesantren untuk menyejajarkan sistem pendidikan tahfidz lokal dengan standar kualitas global.